SignalKripto

Volume Transaksi Stablecoin Cetak Rekor, USDC Circle Salip Tether dalam Pangsa Pasar

Volume Transaksi Stablecoin Cetak Rekor, USDC Circle Salip Tether dalam Pangsa Pasar

Volume transaksi stablecoin yang telah disesuaikan (adjusted transaction volume) mencetak rekor baru sebesar US$1,79 triliun pada Juni 2026. Angka ini naik 63% dibandingkan dengan Mei dan melonjak 125% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menurut data dasbor on-chain milik Visa. Total volume transaksi sepanjang semester pertama 2026 sendiri telah mencapai US$8,82 triliun.
USDC Circle Ungguli USDT Tether

USDC milik Circle kini menguasai sekitar 70% dari total volume transaksi stablecoin yang disesuaikan pada paruh pertama 2026. Angka ini memperlebar keunggulan USDC atas USDT milik Tether yang berada di kisaran 25%. Pergeseran ini sebagian didorong oleh meningkatnya adopsi stablecoin oleh institusi perbankan, termasuk layanan berbasis USDC yang baru diluncurkan oleh Standard Chartered dan BNY.
Perbedaan Pasokan dan Model Bisnis

Meski kalah dalam volume transaksi, Tether tetap menjadi stablecoin dengan pasokan beredar terbesar, yaitu sekitar US$184 miliar USDT—hampir 60% dari total pasokan stablecoin dolar global. Perbedaan model bisnis kedua perusahaan ini juga sangat mencolok. Circle berbasis di Boston dengan lisensi resmi di AS, Uni Eropa, dan Singapura. Sementara itu, Tether beroperasi dari El Salvador dan British Virgin Islands dengan pendekatan keterbukaan informasi (disclosure) yang lebih longgar, tetapi fokus pada penyediaan akses dolar di pasar negara berkembang seperti Turki, Argentina, Nigeria, dan Vietnam.