Bitcoin Anjlok di Bawah US$80.000 Usai Data Ketenagakerjaan AS Kembali Kuat
Harga Bitcoin anjlok ke bawah level US$80.000 setelah laporan ketenagakerjaan Agustus dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja tiga kali lipat dari ekspektasi Wall Street. Data ini meredupkan harapan pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.
Dampak terhadap Harga Kripto
Pada perdagangan Jumat pagi, Bitcoin (BTC) sempat tercatat di harga US$81.049,94—naik 1,3% dalam 24 jam terakhir—sebelum akhirnya tertekan akibat rilis data tersebut. Sementara itu, Ethereum (ETH) berada di level US$2.521,17, yang juga sempat naik 1,3% pada periode yang sama sebelum ikut terkoreksi mengikuti sentimen pasar yang lebih luas.
Fokus Pasar Selanjutnya
Kini, pelaku pasar mengalihkan perhatian ke laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) yang akan dirilis dalam waktu dekat sebagai indikator arah kebijakan moneter The Fed selanjutnya. Data inflasi ini dinilai krusial karena akan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pertemuan FOMC pada pertengahan September mendatang.