Solana Rilis Upgrade Format Transaksi Baru, Kapasitas Naik 3,3 Kali Lipat
Jaringan Solana resmi mengaktifkan pembaruan (upgrade) format transaksi baru bertajuk "Transaction v1" pada 9 September 2026. Pembaruan ini menaikkan batas maksimum ukuran satu transaksi dari 1.232 byte menjadi 4.096 byte, atau meningkat sekitar 3,3 kali lipat dari kapasitas sebelumnya. Perubahan ini diusulkan melalui proposal bernama SIMD-0296.
Batas 1.232 byte yang berlaku selama ini merupakan warisan dari arsitektur jaringan awal Solana. Batasan tersebut awalnya diterapkan agar sesuai dengan ukuran minimum MTU (maximum transmission unit) IPv6. Namun, dengan adopsi protokol QUIC di jaringan Solana, batasan tersebut tidak lagi diperlukan, sehingga membuka jalan bagi kapasitas transaksi yang lebih besar.
Manfaat dan Dukungan Format Baru
Salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, menjelaskan bahwa kapasitas tambahan ini dapat dimanfaatkan untuk operasi yang membutuhkan pemindahan data secara atomik melalui dua akar zero-knowledge (zk root) sekaligus dalam satu transaksi. Selain itu, pembaruan ini juga membuka kemungkinan pengembangan based rollup di atas jaringan Solana.
Format transaksi lama dan v0 tetap dapat digunakan seperti biasa. Kendati demikian, para pengembang yang ingin memanfaatkan kapasitas baru ini perlu memperbarui dompet (wallet) dan peralatan (tooling) mereka agar mendukung format v1.
Fokus Skalabilitas Solana pada 2026
Pembaruan ini merupakan bagian dari rangkaian peningkatan teknis Solana sepanjang tahun 2026 yang berfokus pada skalabilitas inti jaringan. Rangkaian tersebut mencakup pengurangan waktu slot menuju 200 milidetik dan pemangkasan biaya penyimpanan on-chain hingga 90% secara bertahap.
Sementara itu, pembaruan konsensus besar bernama Alpenglow, yang menargetkan finalitas transaksi sekitar 150 milidetik, saat ini masih dalam tahap pengembangan dan diperkirakan akan menyusul pada kuartal berikutnya.