Bitcoin dan Ethereum Melemah di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Harga Bitcoin dan Ethereum kompak melemah pada awal pekan setelah gelombang baru serangan udara Amerika Serikat terhadap berbagai sasaran di Iran memperburuk eskalasi konflik yang sedang berlangsung. Iran membalas dengan menyerang basis militer AS menggunakan roket dan drone, sehingga memicu lonjakan harga minyak mentah global.
Pergerakan Harga Kripto
Ethereum dibuka di level US$2.417,66, turun 2,0% dari harga pembukaan hari sebelumnya, sebelum melemah lebih jauh ke level US$2.373,76. Bitcoin juga turut tertekan sekitar 1,5% dibanding pembukaan hari sebelumnya. Kenaikan harga energi akibat konflik ini turut memperbesar kekhawatiran inflasi menjelang pertemuan penting Federal Reserve bulan ini.
Dampak Sentimen Suku Bunga
Karena Bitcoin dan Ethereum tidak memberikan imbal hasil bunga kepada investornya seperti instrumen keuangan konvensional, kenaikan ekspektasi suku bunga cenderung menekan valuasi kedua aset tersebut. Menurut data CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan ini sempat meningkat tajam dibanding proyeksi pekan sebelumnya.